PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Menegaskan Belum Akan Melakukan Revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) Di Tahun 2026

SUARAMEDIASARANA.COM | JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menegaskan bahwa Perseroan belum akan melakukan revisi rencana bisnis bank (RBB) 2026 di tengah huru-hara ketidakpastian global. Seperti yang kami kutip dari sumber berita CNBC Indonesia, Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengatakan pertumbuhan Perseroan sepanjang tahun ini masih sejalur dengan RBB.

Viviana menyebut BRI memproyeksikan penyaluran kredit mencapai 7% hingga 9% hingga akhir 2026. Sementara itu, kredit BRI tumbuh 13,7% sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

Selanjutnya, ia menyoroti sisi fundamental ekonomi domestik yang disebut masih stabil. Vivi menyebut konsumsi masyarakat dan aktivitas UMKM masih secara konsisten menjadi penopang utama untuk pertumbuhan ekonomi domestik.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Risk Management BRI, Ety Yuniarti menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin melakukan stress test, terlepas ada dinamika global atau tidak.

Dalam kondisi saat ini, Ety memaparkan parameter yang digunakan antara lain terhadap harga minyak. Namun, BRI menggunakan parameter seperti pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), inflasi, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), kurs dolar AS, US dollar, dan yield surat utang AS.

Berdasarkan parameter-parameter tersebut, BRI memiliki berbagai asumsi ke depan, dan sejauh ini berekspektasi bahwa kondisi di semester II akan lebih membaik. Terlebih dengan harga forward minyak yang diekspektasi membaik di triwulan III-2026, sehingga harga minyak tidak akan melebihi US$100./*red/CNBCIndonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *